Gorbachev: Langkah Trump keluar dari INF adalah ‘pikiran-sempit’, ‘kesalahan’ yang jelas.

Mantan Presiden Soviet Mikhail Gorbachev, yang menandatangani perjanjian INF (Intermediate-Range Nuclear Forces Treaty) dengan Presiden AS saat itu Ronald Reagan, berkata bahwa langkah Washington yang menarik diri dari INF adalah keputusan yang “salah” dan “berpikiran sempit”. Mununjukkan sikapnya terhadap rencana ambisius Presiden Donald Trump yang membatalkan Perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF), salah satu “bapak pendiri” perjanjian ini sangat marah kepada pemimpin AS saat ini. “Melanggar perjanjian lama tentang perlucutan senjata benar-benar tidak dapat diterima,” kata Gorbachev kepada Interfax. Kiritikan yang kedua, Gorbachev mengatakan: “Tidak lah sulit memahami mengapa membuang…

Read More

Yerusalem dan Bani Israel dalam Al Qur’an

Tahun 1881 terjadi imigrasi Yahudi besar-besaran ke Palestina. Saat itu orang Yahudi kabur dari program pembantaian di Eropa Timur. Tahun 1896 jasad Fir’aun ditemukan. “Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu (Fir’aun) agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekua­saan) Kami” Q.S Yunus, 10:92. Tanda-tanda yang dimaksud adalah agenda zionis ini. Tahun 1897, Kongres Zionis Pertama diadakan dan menghasilkan gerakan politik zionisme yang ingin mendirikan Negara Israel di Palestina (Tanah Suci). Tahun 1904-1914 terjadi lagi imigrasi Yahudi besar-besaran ke Palestina setelah…

Read More