Ya, Rusia bersiap untuk perang – jika diserang AS, kata diplomat kepada PBB

Seorang dilpomat Rusia membenarkan dan membantah pernyataan para elang perang AS. Moskow memang bersiap untuk berperang, kata dia – jika AS yang memulai duluan.

Berbicara di PBB hari Jum’at, Andrey Belousov, wakil direktur Departemen Non-proliferasi dan Kontrol Senjata, mengatakan bahwa Rusia memang siap untuk berperang, sehingga dapat mempertahankan rakyatnya dari serangan agresif Amerika.

Pertemuan baru-baru ini, AS menyatakan bahwa Rusia sedang bersiap untuk berperang. Ya, Rusia bersiap untuk berperang, saya pastikan itu.

Latihan militer Rusia besar-besaran, yang sering dibayangkan media Barat sebagai persiapan dalam perang habis-habisan, merupakan bentuk kebutuhan pertahanan, kata dia.

Kami sedang bersiap untuk mempertahankan tanah air kami, integritas wilayah kami, prinsip-prinsip kami, nilai-nilai kami, orang-orang kami.

Katanya, Rusia tidak mencari masalah, tidak seperti AS. “Kenapa lagi Amerika Serikat menarik diri keluar dari Perjanjian [INF], mengadopsi potensi nuklir mereka, mengadopsi doktrin nuklir baru yang melemahkan ambang batas penggunaan senjata nuklir – itu lah pertanyaan kita semua.

Rusia bersiap ‘berperang’, sementara AS mempersiapkan ‘perang.’

Kata-kata yang diucapkan Belousov keluar setelah rancangan resolusi Rusia untuk memperkuat Perjanjian INF, yang melarang senjata nuklir jarak menengah, ditolak habis-habisan di Komite Pertama PBB. “Sebagian besar dari mereka yang menentang adalah pendukung Perjanjian INF. Saya tidak paham posisi mereka,” kata Belousov. Di antara mereka yang menolak rancangan itu adalah Inggris, Jerman, Perancis, dan tentu saja, Amerika Serikat.

Keputusan Washington membatalkan perjanjian era Perang Dingin memberikan peringatan kepada Eropa dan Moskow, yang memperingatkan akan bahwa “membuat dunia menjadi tempat yang lebih berbahaya” dan bersumpah untuk membalas dendam.

Washington menuduh Rusia membangun rudal yang dilarang oleh INF, sementara Moskow berpendapat bahwa kompleks pertahanan rudal Amerika di Eropa bisa dengan mudahnya berubah menjadi senjata ofensif. Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa jika AS bergerak menyebarkan rudal nuklir jarak menengah di Eropa, maka akan membuat seluruh Eropa menjadi tempat dalam serangan balasan.

 

Sumber: RT News. Yes, Russia is getting ready for war – in case US attacks, diplomat tells UN. https://www.rt.com/news/442407-russia-war-preparation-inf/

Download

Terkait

Leave a Comment